Aksi dan Reaksi MI
Muhammadiyah 2
Created
by Mirna Kartika
MI Muhammadiyah 2 sebuah lembaga
pendidikan Tingkat sekolah dasar yang berada ditengah pemukiman padat penduduk
sebuah kampung di kota bandung tepatnya dikampung Cibunut di Kecamatan Sumur
Bandung Kota Bandung. Hiruk pikuk suasana kota mewarnai bertumbuhnya MI
Muhammadiyah 2.
Berawal dari Asa PC
Muhammadiyah Sumur Bandung yang ingin
berkontribusi memajukan pendidikan Islam di Kota Bandung, akhirnya Berdirilah
MI Muhammadiyah 2. Sebuah awal tidak pernah manis dirasakan, begitupun awal MI
Muhammadiyah 2 berdiri banyak orang mencibir, ragu akan eksistensi MI
Muhammadiyah 2. Prediksi mereka hanya akan bertahan seumur jagung.
Manusia bebas membuat asumsi dan
Prediksi, itu sah-sah saja selama tidak melanggar aturan dan etika dalam
bersosial. Menganggap kecil keberadaan MI Muhammadiyah 2 bukan sebuah kesalahan
karena setiap orang berhak berpendapat dari realita yang terjadi. Namun, sebuah
keyakinan dan kepercayaan akan mendatangkan keajaiban. Semakin hari MI
Muhammadiyah 2 semakin tumbuh dan berkembang pesat.
Kini keberadaan MI Muhammadiyah 2
semakin diperhitungkan, masyarakat percaya bahwa anak2 mereka bisa mendapat
ilmu di sekolah ini. Meski dalam keterbatasan tak membuat MI Muhammadiyah 2
melemah, perjuangan dan do'a para pendidiknya telah membawa MI Muhammadiyah 2
pada keberhasilan mengukuhkan eksistensi MI Muhammadiyah 2 ditengah persaingan
pendidikan sekolah dasar pada umumnya.
10 tahun berselang MI
Muhammadiyah 2 telah tumbuh besar dan tak lagi dipandang sebelah mata, kenaikan
jumlah siswa setiap tahun menjadi sebuah bukti bahwa MI Muhammadiyah 2 adalah
sekolah berkualitas. 200 siswa yang dimiliki MI Muhammadiyah 2 menjadi simbol
kesuksesan yang diraih dalam kurun waktu 10 tahun ditambah lagi profil lulusan
yang MI Muhammadiyah 2 yang mampu menembus Sekolah Favorit SMP 2, 5, 4 dan 20.
Bukan perjuangan jika berjalan
mulus, banyak persoalan yang terjadi dalam pertumbuhannya baik yang dipengaruhi
oleh aspek internal lembaga maupun eksternal lembaga. Sarana yang Minim,
kekurangan SDM Guru, siswa bermasalah, dan lingkungan yang butuh lebih banyak
pendekatan religius menjadi sebuah tantangan untuk kebesaran Nama MI
Muhammadiyah 2.
Akhirnya jodoh mempertemukan MI
Muhammadiyah 2 dengan Sekolah Literasi Indonesia (SLI) Makmal Pendidikan Dompet
Dhuafa yang menawarkan program pembinaan menjadi Sekolah Model yang
berkualitas. Gayung pun bersambut, sebuah tawaran emas sayang jika disia-siakan
begitu saja. Pelatihan demi pelatihan, arahan dan bimbingan selama satu tahun
lebih membuka cakrawala ilmu bagi para pendidik di MI Muhammadiyah 2. Dibawah
pimpinan Kepala Sekolah Pak Udin Nasrudin, S.Ag MI Muhammadiyah 2 semakin
menancapkan cakarnya dikancah pendidikan kota Bandung khususnya di Kec Sumur
Bandung.
Tahun 2017 terjadi pergantian
Sekolah, sebuah awal yang baik memunculkan asa baru bahwa MI Muhammadiyah 2
akan semakin maju dan berkembang. Masa jabatan Kepala Sekolah 5 Tahun mendatang
akan diemban oleh seorang Ibu yang tangguh, kuat dan tegas yaitu Ibu Eli Triana, S.Pd.I.
Jalan menuju puncak kejayaan akan
dirasa semakin sulit, semakin terjal penuh rintangan dan cobaan. Bu Eli Triana
dengan tangan dinginnya merubah wajah MI Muhammadiyah 2 dengan pembangunan
sarana dan prasarana, menanamkan kedisiplinan, dan cinta AL-Qur'an terhadap
warga Sekolah semakin mempercantik penampilan MI Muhammadiyah 2. Kolaborasi
apik Ibu Kepala Sekolah dengan Konsultan Relawan SLI Arby'in Pratiwi di Tahun
ke-2 pendampingan SLI, serta dedikasi para guru MI Muhammadiyah 2 semakin
menguatkan eksistensi kualitas MI Muhammadiyah 2.
Sebuah perubahan tentu akan
menimbulkan reaksi baik positif maupun negatif, tapi semua tidak menjadi
halangan untuk kemajuan MI Muhammadiyah 2 akan tetapi menjadi sebuah cambuk
untuk menghadirkan atmosfer pendidikan yang lebih kondusif dan berkarakter Sesuai dengan Visinya "Menjadi Sekolah
Model yang mampu mewujudkan peserta didik yang Islami dan berprestasi" dan
waktu akan terus bergulir menjadi saksi nyata perubahan MI Muhammadiyah 2
mencapai tujuan menjadi Sekolah Model Literasi Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar